Oleh: inoors | 5 Oktober 2008

Anjuran, Hikmah dan Hukum Nikah

282-4925A. MUQODDIMAH

Pernikahan adalah sunnah para Rasul, sebagaimana firman Allah swt dalam Al-Qur’an 13 : 38 :
Artinya : “ Dan Sesungguhnya kami Telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan “

Dan Rasulullah saw bersabda :
أربع من سنن المرسلين الحياء و التعطر و السواك و النكاح
Artinya : “ Empat perkara yang termasuk sunnah para Rasul, yaitu rasa malu, memakai wangi-wangian, bersiwak dan menikah “ ( HR. Tirmidzi )

Dan dalam pandangan Islam nikah merupakan amal ibadah yang bernilai sangat tinggi, sebagaimana diisyaratkan Rasulullah saw dalam sabdanya :
أما و الله اني لأخشاكم لله و أتقاكم له لكني أصوم و أفطر و أصلي و أرقد وأتزوج النساء، فمن رغب عن سنتي فليس مني
Artinya : “ … Demi Allah, aku adalah orang yang paling takut kepada Allah diantara kalian, dan yang paling bertaqwa kepada-Nya, tetapi aku berpuasa dan terkadang berbuka, aku shalat malam dan kadang tidur, dan akupun kawin dengan wanita, maka siapa yang tidak senang dengan sunnahku, maka ia bukan dari golonganku “ ( HR. Muslim )

1. Anjuran Untuk Nikah

Islam memandang bahwa pernikahan sebagai suatu amal ibadah yang mempunyai banyak maslahat dan kebaikan, untuk itulah banyak ayat-ayat al Qur’an dan juga hadits-hadits Nabi saw yang memberikan motifasi untuk nikah, diantaranya :
> Al Qur’an : 30 : 21, 24, 32 / 16 : 72
> Al Hadits :
وأحصن للفرج يا معشر الشباب، من استطاع منكم الباءة فليتزوج فانه أغض للبصر
و من لم يستطع فعليه بالصوم فانه له وجاء
Artinya : “ Wahai para pemuda, barang siapa diantara kalian telah mampu, maka nikahlah, karena dengan nikah akan lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih dapat menjaga kehormatan, dan jika belum mampu, maka hendaknya berpuasa, karena puasa akan bisa menjadi perisai baginya “ ( HR. Bukhori dan Muslim )

ثلاثة حق علي الله عونهم : المجاهد في سبيل الله و المكاتب الذي يريد الأداء و الناكح الذي يريد العفاف
Artinya : “ Ada tiga orang yang berhak mendapatkan pertolongan Allah, Orang yang berjuang dijalan Allah, hamba sahaya yang berniat akan menebus dirinya dan orang yang nikah dengan niat menjaga kehormatannya “ ( HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Hakim )

2. Hikmah Nikah

Banyak hikmah dan manfaat yang dapat dipetik dari pernikahan diantaranya :
a. Ia adalah panggilan fitrah manusia dalam memenuhi kebutuhan biologis
b. Sebagai sarana untuk meraih ketentraman jiwa
c. Sebagai sarana untuk mengembangkan keturunan dan menjaga kelangsungan hidup manusia
d. Sebagai sarana untuk menghindari terjadinya dekadensi moral

3. Hukum Nikah

Hukum nikah akan dapat berubah sesuai dengan perubahan kondisi seseorang :
a. Wajib, yaitu bagi yang mampu untuk nikah dan bila tidak nikah dikhawatirkan akan terjatuh pada perbuatan dosa
b. Haram, yaitu bagi orang yang tahu bahwa dirinya tidak mampu melaksanakan hidup berumah tangga
c. Sunnah, yaitu bagi orang yang sudah mampu dan mempunyai keinginan, tetapi ia masih sanggup mengendalikan dirinya dari perbuatan dosa
d. Mubah, yaitu bagi orang yang tidak ada halangan untuk nikah namun dorongan untuk itu belum begitu mendesaknya

Ditulis Oleh : Ust. H. Agung Cahyadi, MA. (Materi dalam program Islamic Short Course Menengah, Pusda YDSF 2008)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: