Oleh: inoors | 1 Juli 2008

Nasehat Untuk Mempelai Putra

Isteri yang kau nikahi, tidaklah semulia Khadijah, tidak secantik Sarah, tidak pula setaqwa Aisyah, juga tidak setabah Fathimah…. kumbangfw81

Isterimu hanyalah wanita akhir zaman yang punya cita menjadi shalihah, yang punya cita membangun keluarga sakinah mawaddah warahmah, serta melahirkan anak-anak shalih, cahaya mata bagi ummat…..

Pernikahan mengajarkan kewajiban bersama. Isteri menjadi tanah, Nanda penaungnya. Isteri ladang tanaman, Nanda gembalanya. Isteri adalah murid, Nanda sang mursyid. Isteri bagaikan anak kecil, Nanda tempat bermanja.

Saat isteri menjadi madu, Nanda reguklah sepuasnya. Ketika isteri menjadi racun, Nanda penawar bisanya. Andai isteri tulang yang bengkok, berhati-hatilah meluruskannya.

Pernikahan mengisyaratkan kita perlunya iman dan taqwa. Belajar meniti kesabaran, meraih Ridha Allah SWT.

Karena Memiliki isteri tak sejelita sempurna, justru Nanda akan tersentak dari alpa. Nanda bukanlah Rasulullah SAW, bukan pula Ali Karamallahu Wajhah. Nanda hanyalah pria akhir zaman, yang senantiasa berusaha menjadi shalih…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: