Oleh: inoors | 17 Januari 2008

BAITII JANNATII

Taqwa kepada Allah SWT adalah dasar setiap amal shalih. Sebab iman merupakan senjata, dan taqwa merupakan bekalnya.

copy-of-alpenshack1-800“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang Telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan Mengawasi kamu”. (QS. An Nissa’ : 1)

Dengan ketaatan yang benar, dan berlindung kepada Allah. Tidak akan menjadi sempurna kecuali dengan taqwa kepada Allah SWT.

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan Katakanlah perkataan yang benar, Niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, Maka Sesungguhnya ia Telah mendapat kemenangan yang besar. (QS. Al Ahzab :70-71)

Berangkat dari titik tolak iman ini, maka rumah tangga kaum muslimin haruslah selalu disinari dengan Al Qur’an, dihiasi cahaya dzikir kepada Allah SWT, dan para penghuninya selalu berhias dengan ajaran syariat-Nya. Itulah rumah tangga yang kelak membawa ketenangan, kebahagiaan dunia dan akhirat kelak dengan sebuah ungkapan : “Baitii Jannatii”., Rumahku surgaku.

Pernikahan adalah sunnatullah yang berlaku pada semua makhluk-Nya, baik pada manusia, hewan maupun tumbuhan.

Dan segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah. (QS. Ad-Dzariat : 49)

Rumah tangga muslim adalah salah satu institusi terpenting dalam kehidupan umat Islam, khusunya dalam peran selaku Abdullah dan Khalifatullah di muka bumi. Hal ini bias kita lihat dalam peran melahirkan dan membentuk kader pemimpin bangsa masa depan serta pengendali umat dan benteng pertahanan.

Taqwa kepada Allah adalah asas terkuat dalam membangun mahligai rumah tangga. Karena itu, seorang suami dalam memilih calon isterinya haruslah sejalan dengan arahan Allah SWT dan Rasulullah SAW. Seorang isteri terpilih karena agamanya bukan hanya karena kecantikan, harta atau keturunannya.

Dan landasan kesepakatan seorang isteri beserta keluarganya terhadap calon suami adalah ia berakhlak, jujur dan memegang teguh agama. Dengan demikian, sejak awal telah dilandasi dasar dasar taqwa sehingga menjadi pengendali dan pengarah kehidupan rumah tangga.

Taqwa adalah tumbuhnya rasa pengawasan Allah SWT dalam diri, mengutamakan Ridha-Nya dan menjauhi kebencian-Nya, serta komitmen pada pengarahan kitabullahdan sunnah Rasulullah dalam kehidupan, kewajiban dan hak hak berumah tangga.

Dengan nilai taqwa yang melekat pada suami isteri, timbullah saling percaya, sehingga semua pintu keraguan, prasangka dan segala hal yang dapat mengeruhkan kemurnian berumah tangga tertutup sama sekali. Hidup pun senantiasa dipenuhi dengan kebahagiaan, ketentraman serta cinta kasih.

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.(QS. Ar Ruum : 21)

Seorang muslim yang bertaqwa kepada Allah SWT yakin bahwa berkeluarga adalah ibadah, mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sehingga ia akan selalu baik dalam menjalankan tugas dan kewajibannya terhadap isteri, rumah tangga dan anak anaknya. Demikian pula seorang muslimah yang bertaqwa kepada Allah SWT, memandang pernikahannya sebagai ibadah sehingga dia berupaya mencapai Ridha-Nya dengan menjalankan segala tugas kewajibannya terhadap suami, rumah tangga dan anak anaknya.

“Hai para pemuda! Bila diantara kamu ada yang mampu menikah, hendaknya ia menikah, karena pandangan matanya akan lebih terjaga dan kemaluannya akan lebih terpelihara. Dan bilamana ia belum mampu menikah hendaknya ia berpuasa, karena puasa itu ibarat pengebiri”.

(Ust. Nasirul Haq)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: