Oleh: inoors | 6 November 2009

Penggolongan Ahli Waris (Faraidh 4)

A. PENGGOLONGAN AHLI WARIS
1. Ahli waris dari golongan laki-laki :uang
Orang yang berhak mendapatkan warisan dari kaum laki-laki ada lima belas :
a. Anak laki-laki
b. Cucu laki-laki ( dari anak laki-laki ) dan seterusnya kebawah
c. Bapak
d. Kakek ( dari fihak bapak ) dan seterusnya ke atas ( dari fihak laki-laki
e. saja )
f. Saudara kandung laki-laki Baca Lanjutannya…

Oleh: inoors | 10 Oktober 2009

Sebab Sebab Hak Waris (Faraidh 3)

A. SEBAB-SEBAB HAK WARIS

Ada 3 hal yang menjadi sebab munculnya hak waris menurut yang disepakati uang-dinar1oleh para Ulama’, yaitu :

1. Hubungan Nasab, bentuk hubungan ini ada tiga :

a. Ushuul, yaitu jamak dari ashl yang artinya Bapak dan Ibu, berikut yang diatas mereka, yaitu Kakek, Buyut dan seterusnya ( dari jalur laki-laki ), kakek dari ibu tidak termasuk di dalamnya

b. Furuu’, yaitu jamak dari far’, ialah Putra dan Putri dan yang dibawah mereka, seperti Cucu dan seterusnya ( yang dari jalur laki-laki ). Putra dari anak perempuan tidak termasuk di dalamnya Baca Lanjutannya…

Oleh: inoors | 1 September 2009

Tingkatan Ahli Waris (Faraidh 2)

TINGKATAN AHLI WARIS

harta-warisWarisan diberikan kepada ahli waris berdasarkan urutan tingkatannya ( kepada tingkat pertama , kedua dan berikutnya ), bila tingkat pertama tidak ada , baru kepada tingkat yang berikutnya

Berikut ahli waris berdasarkan urutan dan derajatnya :

  1. 1. Ash-habul Furudh, golongan inilah yang pertama diberi bagian harta warisan sebelum yang lainnya, yaitu mereka yang ditetapkan Al-Qur’an, As-Sunnah dan Ijma’ mendapatkan bagian dari harta waris dengan jumlah tertentu. Mereka ada dua belas orang ;  4 laki-laki dan  8 perempuan, yaitu :
    1. Bapak, Kakek keatas, Suami dan Saudara laki-laki seibu
    2. Istri, Anak perempuan, Saudari kandung, Saudari seayah, Saudari seibu, Putri anak laki-laki, Ibu dan Nenek keatas Baca Lanjutannya…
Oleh: inoors | 5 Agustus 2009

Tentang Ilmu Waris (Faraidh 1)

A. PENDAHULUAN

timbangan_warnaIlmu Faroidh ( ilmu yang membahas tentang warisan ), merupakan salah satu disiplin ilmu syari’at yang sangat mulia, yang Allah sendiri berkenan menjelaskannya secara langsung dan jelas dalam Al –Qur’an Banyak nash hadits yang menganjurkan dan menjelaskan keutamaan mempelajari ilmu tersebut, dengan tujuan yang jelas yaitu agar hukum dan syari’at Allah tetap tegak, Nabi saw bersabda :

تعلموا الفرائض و علموها فانها نصف العلم و هو ينسي و هو أول شيء ينزع من أمتي

Artinya : “ pelajarilah ilmu Faroidh dan ajarkanlah, karena ilmu faroidh merupakan separuh ilmu dan ia akan dilupakan dan ia ilmu yang pertama kali dicabut dari umatku “ ( HR. Ibnu Majah dan Daru Quthni ) . Baca Lanjutannya…

Oleh: inoors | 14 Juli 2009

Do’a Mohon Keturunan Yang Baik

Rabbi la tadzarnii fardan wa anta khairul waritsin

Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri, dan Engkaulah Waris yang paling baik“.

Al Qur’an mengisahkan, bahwa do’a di atas diantaranya dipanjatkan oleh sujud-ibuNabi Zakaria ‘Alaihis Salam pada usianya yang lanjut. Ketika tulang-tulangnya telah rapuh dan rambutnya semakin memutih, Zakaria memanjatkan do’a kepada Allah untuk mendapatkan keturunan, sehingga merasa khawatir tidak akan ada yang meneruskan perjuangan dakwahnya.

Di sisi lain ia merasa pesimis atas terkabulnya do’a yang dipanjatkan, mengingat usianya telah udzur. Maka kemudian ia mengatakan : “Dan Engkaulah Waris yang paling baik”. Sebagai ungkapan pasrah kepada Allah bilamana do’anya tidak dikabulkan. Penyerahan seperti ini adalah bagian dari etika berdo’a yang selalu dilakukan oleh para Nabi, sehingga kemudian do’anya dikabulkan Allah. Baca Lanjutannya…

Allah swt Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada umat manusia yang beriman kepada-Nya. Diantara tanda kasih sayang Allah kepada orang-orang beriman  ialah dijadikan-Nya bulan Ramadhan sebagai kesempatan terbuka bagi mereka untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperbanyak tabungan kebaikan serta memperbaiki kualitas diri, keluarga dan masyarakatnya.

productivity364bigOrang-orang mukmin yang memiliki ambisi kuat untuk meraih banyak kebaikan di bulan Ramadhan sudah tentu memiliki rencana yang matang untuk memasuki bulan yang penuh berkah ini. Baik yang terkait dengan persiapan-persiapan menyambut datangnya bulan Ramadhan maupun program-program amal shaleh selama sebulan penuh.

Oleh sebab itu, mengingat besarnya pahala amal di bulan Ramadhan dan banyaknya amal shaleh yang dapat dilakukan selama bulan ini, maka segalanya perlu diatur dan ditata agar dapat dilaksanakan sesuai dengan kaidah-kaidah syariah serta bermanfaat dunia-akhirat. Sehingga berpuasa tidak sekedar meninggalkan makan, minum dan ber’kumpul’ antara suami dan istri. Tetapi benar-benar berpuasa Ramadhan secara jasmani dan ruhani. Baca Lanjutannya…

Oleh: inoors | 7 Juli 2009

Memperbaiki Niat (Proposal Nikah 2)

Innamal a’malu binniyat…….

TatapanNiat adalah kebangkitan jiwa dan kecenderungan pada apa-apa yang muncul padanya berupa tujuan yang dituntut yang penting baginya, baik secara segera maupun ditangguhkan.

Niat Ketika Memilih Pendamping

  1. 1. Rasulullah bersabda “Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya.”(HR. Thabrani).
  2. Baca Lanjutannya…
Oleh: inoors | 31 Maret 2009

Proposal Nikah (1)

Latar Belakang

Writing3Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati, saya cintai dan sayangi, semoga Allah selalu memberkahi langkah-langkah kita dan tidak putus-putus memberikan nikmatNya kepada kita. Amin Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati…sebagai hamba Allah, saya telah diberi berbagai nikmat. Maha Benar Allah yang telah berfirman : “Kami akan perlihatkan tanda-tanda kebesaran kami di ufuk-ufuk dan dalam diri mereka, sehingga mereka dapat mengetahui dengan jelas bahwa Allah itu benar dan Maha Melihat segala sesuatu”.

Nikmat tersebut diantaranya ialah fitrah kebutuhan biologis, saling membutuhkan terhadap lawan jenis.. yaitu: Menikah ! Fitrah pemberian Allah yang telah lekat pada kehidupan manusia, dan jika manusia melanggar fitrah pemberian Allah, hanyalah kehancuran yang didapatkannya..Na’udzubillah ! Dan Allah telah berfirman : “Janganlah kalian mendekati zina, karena zina adalah perbuatan yang buruk lagi kotor” (Qs. Al Israa’ : 32).

Baca Lanjutannya…

Oleh: inoors | 28 Januari 2009

Dhihar (Talaq, Hukum dan Konsekuensinya 5)

A. DHIHAR
1. Pengertian
Dhihar berasal dari dhohr yang artinya punggung. Dan yang dimaksud ialah :  ucapan seorang suami kepada istrinya :  “ Engkau seperti punggung ibuku
divorceDimasa Jahiliyah dhihar dianggap thalaq, kemudian Islam membatalkannya dengan ketentuan ; suami dilarang menggauli istrinya sebelum membayar kafarah
Ibnu Qoyyim memberikan alasan, bahwa dhihar dimasa jahiliyah dianggap thalaq yang kemudian dibatalkan Islam, maka kita tidak boleh kembali kepada hukum yang telah dibatalkan ( mansuukh ).
2. Hukum dhihar
Para Ualama sepakat bahwa dhihar hukumnya haram, Allah berfirman  :
Artinya : .” Orang-orang yang mendhihar istrinya di antara kamu, (menganggap istrinya sebagai ibunya, padahal) tiadalah istri mereka itu ibu mereka. ibu-ibu mereka tidak lain hanyalah wanita yang melahirkan mereka. dan Sesungguhnya mereka sungguh-sungguh mengucapkan suatu perkataan mungkar dan dusta. dan Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun. “  ( QS. 58 : 2 ) Baca Lanjutannya…

Oleh: inoors | 28 Januari 2009

Kiat Kiat Berumah Tangga

Perkawinan merupakan wujud menyatunya dua hamba Allah ke dalam interior5satu tujuan yang sama. Dan salah satu tujuan perkawinan adalah mencapai kebahagiaan yang langgeng bersama pasangan hidup. Namun, jalan menuju kebahagiaan tak selamanya mulus. Banyak hambatan, tantangan, dan persoalan yang terkadang menggagalkan jalannya rumah-tangga. Buktinya, perceraian kini sudah menjadi persoalan biasa, bukan lagi soal tabu bagi sebagian masyarakat. Nah, bagaimana kita mengantisipasi supaya mahligai rumah-tangga kita tidak goyang? Inilah 10 tips menuju perkawinan yang bahagia. Baca Lanjutannya…

PERSIAPAN

stunning_beauty_bouquet_-_roses_iris_stargazer_lilies_carnations_astersMemasuki dunia baru bagi pasangan baru, atau lebih dikenal dengan pengantin baru memang merupakan suatu yang membahagiakan. Tetapi bukan berarti tanpa kesulitan. Dari pertama kali melangkah ke pelaminan, semuanya sudah akan terasa lain. Lepas dari ketergantungan terhadap orang tua, teman, saudara, untuk kemudian mencoba hidup bersama orang – yang mungkin – belum pernah kenal sebelumnya. Semua ini memerlukan persiapan khusus (walaupun sebelumnya sudah kenal), agar tidak terjebak dalam sebuah dilema rumah tangga yang dapat mendatangkan penyesalan di kemudian hari. Diantara persiapan yang harus dilakukan oleh pasangan baru yang akan mengarungi bahtera rumah tangga: Baca Lanjutannya…

E. KHULU’ (Lepasnya Ikatan Pernikahan Dengan Tebusan)

  • Khulu’secara bahasa berarti melepas, dari kata “ khal-utsaubitali-putusyang berarti melepas pakaian, karena wanita adalah pakaian suami dan demikian juga sebaliknya

  • Khulu’juga disebut tebusan, karena wanita yang mengajukan khulu’ berarti menebus dirinya dengan sesuatu yang diberikan kepada suaminya agar ia (suaminya) menceraikannya
  • Dan menurut pengertian syar’inya, “ khulu’ berarti lepasnya ikatan pernikahan dengan tebusan Baca Lanjutannya…

D. TA’LIQ THALAQ DAN THALAQ LANGSUNG

Thalaq dapat terjadi dengan cara diucapkan secara langsung, atau broken-heartdengan digantungkan dengan suatu syarat atau disandarkan pada waktu yang akan datang :

Ø Thalaq yang langsung jatuh, ialah thalaq yang diucapkan langsung tanpa ikatan syaratapapun dan tidak disandarkan pada waktu yang akan datang, misalnya suami yang mengatakan pada istrinya : “ engkau saya thalaq “, maka thalaqnya itu jatuh pada saat diucapkan

Ø Thalaq mu’allaq atau thalaq yang tergantung, ialah thalaq yang diucapkan suami dengan suatu syarat, misalnya suami mengatakan kepada istrinya : “ kalau saya meninggalkan kamu sekian tahun, maka jatuh thalaq saya atas kamu “, maka thalaq tersebut akan jatuh/sah bila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut : Baca Lanjutannya…

Oleh: inoors | 1 Januari 2009

Thalaq (Thalaq, Hukum dan Konsekuensinya 2)

C. THALAQ

16174Thalaq ialah lepasnya ikatan pernikahan dengan lafadz khusus, yang merupakan hak suami dan apabila telah terjadi tidak lagi dapat dibatalkan kembali, sebagaimana sabda Rasulullah saw :

لا قيلولة في الطلاق

Artinya : “ Tidak ada pembatalan dalam thalaq “ ( HR. Al-‘Uqhaili > Nailul Authar VI/238 ) Baca Lanjutannya…

A. PERSELISIHAN SUAMI & ISTRI DAN TERAPI NUSYUZ

  1. Perselisihan suami dan istri broken-home-joint-custodys600x6001

Perselisihan antara suami dan istri adalah masalah yang bisa terjadi pada sebuah keluarga siapapun, dan Islam mengakui kemungkinan terjadinya hal tersebut dan untuk itu Islam telah mengajarkan kepada kita langkah-langkah antisipasi yang seharusnya ditempuh bagi upaya perbaikan.

Oleh karena suami adalah pemimpin dan penanggung jawab dalam rumah tangga, maka ia menjadi orang yang paling bertanggung jawab untuk ber-inisiatif mencari solusi dari perselisihan yang terjadi Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.